Misdinar Vianney

Tampilkan postingan dengan label Tarsisius. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tarsisius. Tampilkan semua postingan

Minggu, 31 Maret 2013

Selamat Paskah Misdinar Vianney

Selamat Paskah teman-teman Misdinar Vianney, tidak terasa latihan kita kurang lebih 2 bulan terbayar sudah setelah rangkaian paskah yang di muali dengan minggu palma hingga paskah hari ini berjalan dengan lancar meski ada kekurangan di sana sini, tapi itu tidak masalah. Paskah ini mungkin pengalaman pertama untuk teman-teman Misdinar Vianney angkatan 7 dalam ikut ambil bagian di dalam misa Triduum Paskah (Tri hari Paskah). Ada rasa lelah, bosan, suka maupun duka yang telah terjadi di saat latihan semoga tidak mengurangi semangat melayani teman-teman Misdinar, khususnya angkatan 6 dan 7 karena kalian harapan kami para Pungurus dan "Senior-Senior" lainnya sebagai penurus berikutnya.

Semoga Pelayan kita semakin bertambah setelah paskah ini dan untuk teman-teman Misdinar Vianney semua jangan pernah lelah melayani Tuhan di Altar-Nya yang Suci.

Dan ini ada beberapa foto saat teman-teman Misdinar Vianney bertugas.
Credit: Desy dan Komsos paroki vianney







Rabu, 20 Maret 2013

Tata Cara Liturgi - Sabtu Suci (Malam Paskah)

A. Upacara Cahaya
1. Kata Pembukaan
    Seluruh misdinar membuat lingkaran mengelilingi lilin paskah
2. Pemberkatan Api
3. Pemberkatan Lilin Paskah
4. Perarakan
   * Misdinar yang bertugas membawa lilin paskah segera mangangkat lilin paskah dan berjalan ke depan
      pintu utama
   * Misdinar yang lain membuat barisan dengan urutan baris terakhir di paling depan
   * Setelah perarakan sampai di depan altar dan seluruh lilin misdinar telah menyala segera seluruh misdinar
      menyebarkan api dari lilin paskah ke semua umat
5. Pujian paskah
    * Lilin tetap menyala hingga pujian paskah selesai dan misidinar menuju tempat duduknya dan
       membawa bell

B. Liturgi Sabda
1. Bacaan Pertama - Bacaan ketujuh
    * Tiap doa seluruh misdinar  berlutut menghadap Tabernakel
    * Saat doa ketujuh misdinar yang bertugas membunyikan bell segera menuju ketempatnya.
2. Kemuliaan
    * Membunyikan bel dan lonceng.
    * Misdinar yang bertugas menyalakan lilin altar segera menyalakan lilin altar
3. Doa Pembukaan
4. Bacaan Epistola
    * Misdinar yang bertugas mendampingi lektor/lektris segera melakkuan tugasnya
5. Bacaan Injil
    Seluruh misdinar bangkin berdiri
6. Homili

C. Liturgi Babtis
1. Ajakan Berdo
2. Litani Para Kudus
    Seluruh misdinar turun dan kembali menyebarkan lilin ke umat.
3. Pemberkatan air Babtis
    (Lilin di padamkan)  Misdinar yang tadi membawa lilin paskah naik dan mengangkat lilin paskah.
    Bersama Imam mencelupkan lilin paskah ke air babtis.
4. Pemberkatan Air Suci
    Misdinar kembali mengambil api dan menyebarkannya ke umat
5. Pembaharuan Janji Babtis
    Pada saat ""Kini saudara-saudara akan di perciki.... " misdinar yang bertugas percikan segera naik dan
    menemani Imam.
6. Doa Umat
    Misdinar yang bertugas membawa turibulum & navikula dan penjemput persembahan segera melakukan
    tugasnya masing-masing.

D. Liturgi Ekaristi
1. Doa Persembahan
2. Doa Syukur Agung
    Saat Romo mengatakan "... bersama para malaikan dan malaikan agung..." semua misdinar jengkeng sersama. Baris Pertama mengambil lilin altar dan berdiri di kedua sisi Altar.
3. Konsekrasi
4. Bapa Kami
5. Anak Domba Allah
    Seluruh misdinar berlutut kecuali yang bertugas membawa turibulum & navikula naik ke depan meja
    altar untuk menyalakan api dari lilin altar
6. Persiapan Komuni
7. Komuni
8. Doa Sesudah Komuni
9. Pengumuman

E. Ritus Penutup
1.   Berkat Pengutusan / Berkat Penutup
2.   Perarakan Keluar

Baca Juga
Minggu Palma Kamis Putih  Jumat Agung Paskah Misa Mingguan

Tata Cara Liturgi - Jumat Agung

A. Ritus Pembukaan
1. Kata Pengantar
   * Perarakan masuk melalui pintu utama.
   * Saat Imam meniarapkan atau berlutut seluruh misdinar berlutut dan menundukan kepala dan hening
      sejenak..
   * Misdinar menuju ketempat duduknya masing-masing tanpa jengkeng maupun hormat
3. Doa Pembukaan

B. Liturgi Sabda
1. Bacaan Pertama.
   Seluruh Misdinar duduk.
2. Mazmur Tanggapan
3. Bacaan Kedua
4. Bait Pengantar Injil
   Seluruh misdinar bangkit berdiri
5. Bacaan Injil ( Pasio, Kisah Sengsara Tuhan Kita Yesus Kristus)
    Saat bacaan "Selesailah sudah" (Lihat Buku Pekan Suci Hal. 70) seluruh misdinar berlutut dan
    menundukan kepala menghadap salib
6. Doa Umat Meriah
   * Seluruh misdinar turun ke depan Altar dan berlutut di depan Altar.

C. Upacara Penghormatan Salib
   * Misdinar yang bertugas membawa salib utama menuju pintu utama untuk perarakan salib.
   * Saat menjawab "Marilah kita sembah" atau "Mari kita bersembah sujud kepada-Nya" seluruh misdinar
      berlutut.
   * Saat Salib utama sudah tiba di depan altar misdinar yang lainnya langsung membuat barisan hingga batas
      yang di tentukan untuk menyembah salib
   * Saat selesai misdinar yang bertugas membawa salib utama memberikan salib yang dia pegang ke
      temannya dan kemudian membereskan altar

D. Liturgi Ekaristi
1. Bapa Kami
   * Misdinar masuk dengan membawa lilin padam dan misdinar yang bertugas mengambil api di lilin altar
      segera melakukan tugasnya.
2. Doa Penutup
   Seluruh misdinar bankit berdiri

E. Ritus Penutup
1. Berkat Pengutursan / Berkat Penutup
2. Perarakan keluar ( Hening )

Baca juga:
Minggu Palma  Kamis Putih Sabtu Suci (Malam Paskah) Paskah

Tata Cara Litugi - Kamis Putih

A. Ritus Pembukaan
1.  Perarakan
2.  Kata Pengantar
3.  Tanda Salib
4.  Seruan Tobat
5.  Tuhan Kasihani Kami
     Misdinar yang bertugas membunyikan lonceng melakukan tugasnya
6.  Kemuliaan
7.  Doa Pembukaan

B. Liturgi Sabda
1.  Bacaan Pertama
     Misdinar yang bertugas mendampingi lektor/lektris melakukan tugasnya
2.  Mazmur Tanggapan
     Misdinar yang bertugas membawa turibulum & navikula keluar  menuju sakristi untuk mengambil
     turibulum & navikula.
3.  Bacaan Kedua
4.  Bait Pengantar Injil
     Seluruh misdinar bangkit berdiri
5.  Bacaan Injil
6.  Homili

C. Upacara Pembasuhan Kaki
     Misdinar yang bertugas membawa Air, handuk, air cadangan, baskom, celemek melakukan tugasnya

1.  Doa Umat
     Seluruh misdinar turun ke depan Altar.
     * Baris pertama - ketiga menjemput persembahan
     * Misdinar pembawa turibulum & navikula keluar mengambil turibulum & navikula di sakristi
     * Baris ke 5 perempuan tetap tinggal di atas untuk memindahkan sibori dari meja kreden ke Altar

D.  Liturgi Ekaristi

1.  Persembahan
     Menerima dan membawa persembahan ketempatnya: Piala di  letakan di Altar dan Ampul di letakan di
     meja kreden. Untuk  yang lainnya seperti: Sibori di letakan di Altar, buah dan bunga di letakan di depan
     atau disamping Altar
2  Doa Persembahan
3.  Doa Syukur Agung
     Saat Romo mengatakan "... bersama para malaikan dan malaikan agung..." semua misdinar jengkeng
     sersama.
     Baris Pertama mengambil lilin altar dan berdiri di kedua sisi Altar.
4.  Konsekrasi
     Misdinar yang bertugas membunyikan pletokan pada saat Konsekrasi sebagai pengganti gong
5.  Bapa Kami
6.  Anak Domba Allah
    Seluruh misdinar berlutut kecuali yang bertugas membawa turibulum & navikula naik ke depan meja altar
    untuk menyalakan api dari lilin altar
7.  Persiapan Komuni
8.  Komuni
9.  Doa Sesudah Komuni
     Seluruh misdinar berlutut di depan altar kecuali misdinar pembawa turibulum & navikula dan juga yang
     bertugas membawa Vilum langsung menuju sakristi untuk melakukan tugasnya.
10.  Pesiapan Perarakan Sakramen Mahakudus
      Setelah Doa penutup selesai seluruh misdinar bangkit berdiri.
     * Misdinar pembawa turibulum & navikula dan Vilum naik ke samping meja kreden
     * Misdinar pembawa salib dan lilin naik dan segera membuat barisan perarakan dan di ikuti oleh misdinar
        lainnya.

D. Perarakan Sakramen Mahakudus
Urutan Perarakan Sakramen Mahakudus: Turibulum, Navikula, Salib dan di apit lilin di kanan kiri, di ikuti misdinar lainnya kemudian Romo pembawa Sakramen Mahakudus.

Note:
Misa Pertama :
* Seletah selesai Perarakan Sakramen Mahakudus kembali menuju depan altar Romo meletakan kembali Monstran di altar.
* Misdinar pembawa salib dan lilin meletakan kembali salib dan lilin ketempat semula.
* Kemudian Jengkeng bersama dan keluar menuju Sakristi

Misa Ke-2:
* Perhentian terakhir Perarakan Sakramen Mahakudus di tempat  melakukan tuguran dan di lanjutkan dengan Doa sejenak di depan Sakramen Mahakudus
* Seluruh petugas liturgi keluar menuju sakristi kecuali misdinar pembawa salib menaruh kemabi salib kealtar.

Baca juga:
Minggu Palma  Jumat Agung Sabtu Suci (Malam Paskah) Paskah Misa Mingguan

Tata Cara Liturgi - Misa Minggu Palma

A. Ritus Pembukaan
1.   Perarakan .
Perarakan di muali dari Sakristi menuju pintu utam dengan urutan: Wirug, Dupa, Salib+Lilin(Lentera di kanan kiri) di sambung dengan baris 2 sampai baris terakhir.
2.   Tanda Salib.
3.   Kata Pengantar.
4.   Pemberkatan Daun Palma.
       Misdinar yg bertugas membawa bejana aspergil (Percikan) segera melaksanakan tugasnya.
5.   Bait Pengantar Injil.
6.   Bacaan Injil
7.   Homili Singkat.
8.   Perarakan menuju Gereja.
      Seletah sampai depan Altar, Romo memberkati Altar -> setelah selesai jengkeng bareng dan menuju
      tempat duduknya masing².
9.   Tuhan Kasihanilah Kami.
10. Doa Pembukaan.

B. Liturgi Sabda.
1.   Bacaan Pertama.
2.   Mazmur Tanggapan.
3.   Bacaan Kedua.
4.   Bait Pengantar Injil.
5.   Pasio.
      Setelah pembawa Pasio mengatakan "Setelah berkata demikian, Yesus Wafat." (Lihat Buku  Pekan Suci
      Hal. 33 (Untuk Tahun C) semua berlutut menghadap Salib dan hening sejenak.
6.   Doa Umat.
      Misdinar yang bertugas membawa wirug keluar menuju sakristi untuk mengambil wirug dan misdinar
      yang bertugas menjemput persembahan segera menuju pintu utama untuk menjemput persembahan.
7.   Persembahan.
      Membawa persembahan ketempatnya: Piala di letakan di Altar dan Ampul di letakan dimeja kreden.
      Untuk yang lainnya seperti: Sibori di letakan di Altar, buah dan bunga di letakan di depan atau
       di samping Altar.

C. Liturgi Ekaristi
1. Doa Persembahan.
2. Doa Syukur Agung.
    * Saat Romo mengatakan "... bersama para malaikan dan malaikan agung..." semua misdinar jengkeng
       bersama.
    * Baris Pertama mengambil lilin altar dan berdiri di kedua sisi Altar dan yang bertugas memukul gong
       naik ke samping gong.
3. Konsekrasi.
4. Bapa Kami.
    Baris pertama dan misdinar yang bertugas memukul gong turun dan jengkeng bersama. Kemudian baris
     pertama,baris kedua dan yang bertugas wirug keluar menuju sakristi untuk mengambil lentera.
5. Anak Domba Allah.
   Semua misdinar berlutut di depan altar kecuali misdinar yang membawa lentera.
6. Persiapan Komuni.
    Setelah semua misdinar selesai berdoa, seluruh misdinar bangkit berdiri dan pergi menuju tempat
    komuni untuk menemani romo, prodiakon maupun suster.
7. Doa Sesudah Komuni.
    Semua misdinar bangkit berdiri.
8. Pengumuman.

D. Ritus Penutup
1.   Berkat Pengutusan / Berkat Penutup.
2.   Perarakan Keluar.
      Saat lagu syukur/lagu penutup semua misdinar turun ke depan altar dan jengkeng bersama semua
      petugas liturgi dan keluar menuju sakristi..


Baca Juga:
Kamis Putih  Jumat Agung Sabtu Suci  Paskah  Misa Mingguan

Minggu, 13 Januari 2013

Busana Liturgi 2


SUPERPLI

Istilah superpli berasal dari bahasa Latin “superpellicium” yang artinya “di atas dada”. Superli adalah pakaian luar seperti rok yang berwarna putih, panjangnya sampai di atas lutut dan memiliki lengan baju yang lebar; terkadang dengan renda-renda di bagian lengan dan lipatannya. Superpli dipakai oleh imam atau diakon dalam rangka ibadat atau perayaan liturgi di luar misa, seperti adorasi, ibadat tobat, mengantar Komuni, dan ibadat-ibadat lain. Superpli merupakan pengganti alba. Tapi, tidak boleh sembarangan memakai superpli. Kalau pelayan mengenakan kasula atau dalmatik, ia harus mengenakan alba, tidak boleh menggantikan alba dengan superpli. Superpli bisa juga dikenakan oleh siapa saja yang bertugas dalam liturgi, termasuk para broeder, frater dan misdinar.



PLUVIALE

Arti harafiah pluviale ialah mantel hujan. Pluviale yang dipergunakan dalam liturgi merupakan kain mantel besar, indah, yang dikalungkan pada leher dari belakang dengan kancing rantai dari kedua sudut atas mantel. Dalam liturgi, pluviale dipakai oleh uskup atau imam pada perayaan liturgi di luar Perayaan Ekaristi, seperti prosesi, adorasi atau astuti, pemberkatan dengan Sakramen Mahakudus, pemberkatan mempelai tanpa misa kudus atau upacara pemberkatan lain.



VELUM

Velum merupakan sebutan bagi kain segi empat sepanjang 2-3 meter dan lebarnya sekitar 60 cm, berwarna putih atau kuning atau emas dengan hiasan indah, memiliki rantai kancing pada kedua ujung yang dapat dicantelkan di depan dada. Velum yang berarti kain selubung ini digunakan dengan cara dikalungkan dari belakang dan dikenakan pada punggung. Velum digunakan oleh imam atau diakon untuk menyelubungi pegangan monstrans yang berisi Sakramen Mahakudus dalam rangka prosesi Sakramen Mahakudus atau pemberkatan umat dengan Sakramen Mahakudus. Memang unsur busana ini tidak dipakai dalam Perayaan Ekaristi, namun sangat berkaitan dengan Sakramen Ekaristi, yakni dalam adorasi atau penghormatan kepada Sakramen Mahakudus. Kain semacam itu biasanya dihiasi. Namun ada juga yang tanpa hiasan, namun dipakai untuk membawa tongkat gembala dan mitra uskup, ketika seorang uskup memimpin Perayaan Ekaristi meriah. Velum untuk tongkat dan mitra uskup biasanya berwarna putih saja.


DALMATIK

Dalam Perayaan Ekaristi, busana khusus bagi imam selebran ialah kasula; busana khusus bagi diakon ialah Dalmatik. Bentuk dalmatik agak mirip kasula, tetapi berbeda juga, sebab ujung dalmatik biasa dibuat persegi atau bersudut (pada kasula tidak) dan motif hiasan berupa garis-garis salib besar. Dalmatik dikenakan setelah stola diakon. Ini adalah busana resmi diakon tatkala bertugas melayani dalam Misa, khususnya yang bersifat agung / meriah. Tetapi, kalau tidak perlu atau dalam perayaan liturgi yang kurang meriah, diakon tidak harus mengenakan dalmatik. Busana ini melambangkan sukacita dan kebahagiaan yang merupakan buah-buah dari pengabdiannya kepada Allah. Warna atau motif dalmatik disesuaikan dengan kasula imam yang dilayaninya pada waktu Misa.



STOLA DIAKON

Sama dengan stola imam, hanya cara mengenakannya yang berbeda. Imam mengenakan stola dengan cara mengalungkannya pada leher, dua ujung stola dibiarkan menggantung. Diakon mengenakan stola dengan cara menyilangkannya dari pundak kiri ke pinggang kanan. Karena stola merupakan tanda jabatan kepemimpinan liturgi resmi, maka stola hanya boleh dikenakan oleh para pelayan yang ditahbiskan, yaitu uskup, imam dan diakon.

sumber : 1. “Simbol-Simbol Sekitar Perayaan Ekaristi: Busana Liturgis”; Pamflet Liturgi M3 Mengalami, Merawat, Menarikan Liturgi; diterbitkan oleh ILS

Jadwal Mingguan Bulan Januari - April 2013

Lama tidak muncul di blog dan ngk kerasa udah tahun 2013 dan itu berartinya pembagian Jadwal Tugas Mingguan yang baru. Oke deh langsung aja di cek

Untuk download Kelompok dan Jadwal untuk bulan Januari - April 2013 bisa di download di Kelompok dan Jadwal

Oh ya, kita juga mengadakan Daftar Ulang misdinar Aktif yang bertujuan untuk mengupdate data base kita dan melihat jumlah Misdinar kita sekarang. Untuk itu formulir dapat di download di Formulir dan di kembalikan hingga bulan febuari 2013.

Rabu, 17 Oktober 2012

Apa Itu Doa

Menurutku Doa Itu


1. Komunikasi.
Dimana ada komunikasi 2 arah di saat ku berbicara Tuhan mendengar dan sebaliknya.

2. Hubungan.
Aku semakin mengenal Pribadi Tuhan dan sifat-sifat-Nya, jadi membutuhkan proses waktu agar aku semakin mengetahui apa yang menjadi kesukaan-Nya dan apa yang tidak disukai-Nya. Itulah doa.

3. Nafas Kehidupan.
Aku tidak dapat hidup tanpa doa dan aku tidak pernah dapat berhenti berdoa, aku berdoa dimanapun dan kapanpun. Itulah doa.

4. Curahan Hati.
Aku ungkapan semua isi hatiku, pikiranku, perasaanku, kehendakku, hasratku dan keinginanku kepada Tuhan. Tidak ada yang tersembunyi. Itulah doa.

5. Jembatan.
Doa menghubungkan antara bumi dengan surga, sehingga apa yang ada di surga dapat di bawa ke bumi dan apa yang ada di bumi dapat di bawa ke surga. Aku dapat datang kepada Tuhan dan Tuhan dapat datang kepada aku. Itulah doa.

6. Sederhana
Doa itu simple, tidak rumit dan sederhana. Jadi tidak ada alasan untuk siapapun untuk tidak  dapat berdoa, yang ada hanya saja tidak mau untuk  meluangkan waktu untuk menyapa-Nya.

Rabu, 22 Agustus 2012

Jadwal Dan Kelompok Tugas 1 September 2012 – 16 Desember 2012

Saatnya refisi Jadwal dan kelompok tugas pertanggal 1 September 2012 – 16 Desember 2012. Sebelumnya udah keluar kelompok tugas kelompok yang baru dan sekarang udah fix tentang pembagian kelompok maupun jadwal mingguan. Untuk itu bisa langsung di cek ya..

Untuk Kelompok dan Jadwal Pertanggal 
1 September 2012 – 16 Desember 2012. Disini ada beberapa alternatif untuk mengeceknya, langsung di cek ya..

Kelompok Tugas:
1. Via 0.Facebook.com (Bagi yang suka OL gratisan) bisa cek disini

2. Via m.Facebook.com bisa cek disini
3. Via PC/Komputer bisa diliat disini atau mau download Kelompok disini langsung di Ctrl+S aja saat link udah kebuka.

Jadwal Tugas:
1. Via 0.Facebook.com (Bagi yang suka OL gratisan) bisa cek disini
2. Via m.Facebook.com bisa cek disini
3. Via PC/Komputer diliat disini atau mau download jadwal disini langsung di Ctrl+S aja saat link udah kebuka.

Oke itu dulu kalau ada yang kesalahan dalam penulisan nama atau namanya belum masuk dalam kelompok bisa kontak inbox disini

Selasa, 07 Agustus 2012

Susunan Kepengurus Misdinar Vianney Paroki Cilangkap 2012-2014

Ketua                      : Gregorius Sarwandi

Wakil                      : Desy Purnamasari

Sekretaris                : Theodora Desmaria
                                 Aurelia Librinaningrum

Bendahara               : Kristiyanti Vilomena
                                 F.X Andi Supriyanto

Sie Diklat                : Yohanes Sri Anto
                                 Bernadetta Tinambunan
                                 Anastasia Eka(*)
                                 Yakobus Koka(*)

Sie Humas              : Raymond Julius Nasareno Lojing
                                Michael Hadi
                                Aurelia Vincelin

Sie Liturgi               : C Mella Olga
                                Regina Agata
                                Aloysius Prima Joy

Sie Non Liturgi        : Antonius Saka Luon
                                 Dedimus Temai

Sie Acara               : Maria Grace
                                Laura Edeltrudis Angelin

Note: Nama yang ada tanda bintang (*) walau tidak secara tertulis sebagai Sie Diklat, tetapi mereka masuk kedalam Sie Diklat untuk membantu dalam pembuatan jadwal mingguan dan sebagainya.


Tambahan beberapa foto saat pemilihan ketua
Kandidat Ketua Misdinar 
Kandidat Ketua Misdinar


Gregorius Sarwandi(kanan) dan Yosua Nasib/Ketua Misdinar Sebelumnya(Kiri)


Julius Raymond


Michael Hadi Pratama


Desy Purnamasari


Aurelia Librinaningrum


Maria Grace


Dedimus Temai


Dan inilah hasilnya Gregorius Sarwandi sebagi ketua Misdinar Vianney yang baru


Minggu, 05 Agustus 2012

Persiapan Porseni BIR SeJakarta

Selamat berkunjung kembali ke social network Misdinar Vianney. Kali ini akan membahas tentang persiapan Porseni BIR(Bina Iman Remaja) di Keuskupan Agung Jakarta(KAJ) di mana pesertnya mayoritas Misdinar Vianney itu sendiri terutapa untuk angkatan 7 yang berusia 15 tahun kebawah. 

Dalam Porseni BIR tahun ini ikuti oleh 5 Jenis perlombaan yaitu, vocal grub, drama, futsal baik perempuan dan pria, basket tri on tri perempuan dan pria dan juga cerdas cermat.

Agar mencapai hasil maksimal mulai tanggal 29 July 2012, sudah menyiapkan berbagai persiapan dalam lomba tersebut, kemarin pada hari sabtu(04/08) bertempat di SOS Desa Taruna sudah memulai pemilihan untuk memilih tim futsal dan basket.

Oke deh, segitu dulu infonya. Semoga kalian mendapat hasil yang maksimal ya...

Sedikit fota-foto yang kita punya pada saat persiapan Porseni di SOS Desa Taruna, Cibubur


Pendamping Basket dan Futsal

Latihan Narator

Drama

Drama

Drama

Basket

Basket

Minggu, 23 Oktober 2011

Doa Santo Tarsisius

Santo Tarsisius
engkau telah menunjukkan kepada kami,
bahwa kami harus rela
mengorbankan segala-galanya bagi Tuhan.
Engkau malah sampai wafat
karena cinta kepada Ekaristi Kudus.
Tolonglah kami
untuk menjadi putera – puteri altar yang baik,
yang tidak pernah terlambat,
sungguh – sungguh berdoa,
serta mencintai Tuhan dengan sepenuh hati
Amien.

Minggu, 15 Mei 2011

Susunan Pengurus Misdinar Paroki Cilangkap

Ketua                : Yosua Nasib Marisi
Wakil                : Aloysius Prima Dimas
Sekretaris         : Margaretha Umishella 
                           Fransisca Felicia
Bendahara        : Fransiska Yuli Astri Andini
                           Fernando Wijaya
Sie Diklat          : Agnes Darmayani 
                           Melania Deffie Shyntia
                           Fransiskus Hadi Wijaya Suwita
Sie Humas        : Yanu Arianto 
                           Bernandus Dikar P
                           Yashinta Marheni W
Sie Liturgi         : Monica Dwiyanti 
                           Bernadeta Tinambunan 
                           Bella Anastasya Marbun
Sie Non Liturgi : Pascalia Yosephine
                           Fernandes Wijaya 
                           Angela Dewi.C 
                           Fransiska Theresia